Feeds:
Posts
Comments

Kali ini, Fieldtrip angkatan 7 UKF ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) yang terletak di Sukabumi. Rencana awal, kami berangkat dari IPB pukul 11.00 WIB. Tapi semalam sebelum keberangkatan, diubah menjadi jam 09.00 WIB.

Setelah berkumpul di depan SC, kami dibacakan pembagian kelompok dan kami naik ke truk jam 09.00 WIB. Perjalanan di mulai dan kami berpanas-panas ria. Kebetulan saya mendapat tepat untuk duduk. Walaupun setiap kali perjalanan UKF dengan menggunakan truk, tapi suasana tetap ceria dan menyenangkan.

Sekitar setelah satu jam perjalanan, saya merasa mual. Mungkin karena keadaan yang sesak dan panas. Saya memutuskan untuk berdiri saja dan berpegangan. Walaupun terkena terpaan angin kencang, rasa mual saya hilang dan saya bisa melihat-lihat keadaan sekitar. Beberapa dari teman saya ada yang mabuk perjalanan, dan adapula yang kram.

Jam 13.00 kami berhenti di Masjid untuk shalat dan makan. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan yang diperkirakan kami akan sampai tujuan jam 15.00. Sekitar jam 14.00 ketika sudah hampir sampai ke tempat tujuan, hujan turun dengan deras. Kami segera menutup terpal truk dan kami sibuk memegangi terpal seperti patung Liberty.

Sesampainya di lokasi, kami langsung masuk ke Dormitory karena masih hujan. Kami yang wanita menempati Dormitory Pria, sedangkan yang pria menempati Dormitory Wanita. Mengapa? Karena Dormitory Pria memiliki kapasitas yang lebih banyak, dan peserta yang ikut lebih banyak wanita.

Kami langsung memilih tempat tidur dan saya bersama Feni. Setelah membongkar packing dan beres-beres, saya menemukan headset saya dalam keadaan mengenaskan, yaitu bagian karet earphone-nya lepas dan hilang karena saya taruh dalam kantung celana. Tapi untung saja tidak rusak, masih bisa keluar suara, namun sangat tidak nyaman digunakan.

Kami diberi waktu untuk istirahat dan shalat sampai jam 16.30 WIB setelah kami berkumpul di tempat makan untuk diberikan beberapa pengarahan, yaitu mengenai kegiatan apa saja yang akan kami lakukan selama di PPS Cikananga.

Menunggu waktu makan yang dijadwalkan pukul 18.00 WIB, saya, Feni, Nafi, Nida, Resti, Surya, dan Aziz memetik jambu, foto-foto, dan berjalan-jalan disekitar dormitory. Lalu kami ikut nonton TV dan foto-foto di pos penjagaan, disana ada Syifak dan Dony. Kami nonton film Kapten Tsubatsa sampai pada akhirnya Kak Agung datang memanggil untuk makan malam.

Setelah makan malam, jam 19.00 WIB kami berkumpul di Aula untuk mendapatkan kuliah mengenai PPS Cikananga dan satwa liar. Tujuan didirikannya PPS Cikananga adalah untuk membantu pemerintah dalam upaya penyelamatan dan pelestarian satwa liar. PPS Cikananga merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)/Non-Government Organization (NGO) yang berdiri dengan latar belakang pemeliharaan kelestarian satwa liar dan melawan perdagangan satwa liar. Kegiatan penyelamatan Satwa yang dilakukan diantaranya penyitaan, menerima penyerahan secara sukarela dari pemilik satwa liar, dan pemindahan ke PPSC.

Banyak sekali pengalaman dan kisah-kisah yang diceritakan oleh Pak Budianto (Manajer Humas PPSC). Salah satu cerita mengenai satwa liar yang paling menyentuh hati saya dan saya hampir menitikan air mata, yaitu mengenai anak orang utan yang dipisahkan dari induknya, yang pasti induknya ditembak agar bisa mengambil anaknya. Namun sebelum mati, sang induk sempat memeras susu untuk diberikan kepada anaknya. Selain itu mengenai satwa karnivora yang mati mengenaskan karena infeksi pada gigi akibat dipotong secara paksa.

Hewan-hewan yang masuk ke PPSC berusaha dikembalikan sifatnya menjadi liar kembali. Pelepasan satwa ke habitat asli untuk melestarikan satwa liar agar tidak punah. Salah satu upaya untuk meliarkan kembali adalah dengan memberikan enrichment pada furniture kandang.

Setelah selesai pemberian kuliah, kami dibagi menjadi delapan kelompok untuk membersihkan kandang, memberi makan, dan enrichment pada kandang. Diantara satwa-satwa yang akan kami bantu tangani adalah orang utan, binturung, siamang, kakak tua, beruang, bayan, dan kura-kura tanah. Dalam membantu menagani satwa, kami harus berhati-hati dan dilarang menyentuh satwa tersebut. Saya, Ajis, Seken, Mahardika, Ichi, dan Nafi bertugas membantu di kandang binturung.

Keesokan harinya setelah makan pagi, kami berkumpul sesuai kelompok. Kejadian salah seorang teman kami tidak membawa sepatu untuk kegiatan lapang. Saya lupa memberitahunya untuk membawa sepatu, karena saya pikir pasti dia akan membawa safety prosedure untuk setiap kegiatan lapang UKF. Setelah dipinjamkan sepatu dan urusan selesai, kami menuju ke tempat penyimpanan makanan. Disana kami bertemu dengan enam animal keeper yang sedang menyiapkan makanan dan porsi-porsi untuk diberikan ke satwa. Animal keeper kelompok saya dan kelompok Beruang adalah Pak Alen. Makanan yang diberikan untuk beruang adalah semangka, pisang, dan kokosan yang disembunyikan di dalam kardus. Kelompok Beruang seharusnya menyiapkan enam kardus untuk enam beruang, namun karena ada misscomunication, kelompok Beruang menggabungkan jatah untuk dua beruang di dalam satu kardus. Selain itu beruang juga diberikan kelapa.

Makanan untuk binturung berupa daging ayam dan buah-buahan seperti apel, kokosan, pisang, dan melon. Kami sempat bingung, karena binturung merupakan hewan karnivora. Tergelitik dengan rasa ingin tahu, saya mencoba bertanya dengan Pakde Google, dan Pakde Google menyarankan agar saya bertanya dengan Om Wikipedia. Om Wiki menjelaskan bahwa binturung adalah hewan karnivora yang makanan utamanya berupa buah-buahan yaitu Ara di hutan (jadi karnivora atau omnivora?) Kata Om Wiki sih tetap karnivora.

Kami menuju kandang binturung dan beruang yang ada ditempat yang sama (kadang karnivora), yang merupakan kandang sosialisasi. Pertama kali bagi saya dan teman-teman saya melihat binturung, yaitu sejenis musang yang bertubuh besar, memiliki kumis seperti kucing, berambut panjang dan kasar, serta ukuran ekornya pun lebih besar dan panjang.

Binturung merupakan hewan nocturnal (aktif pada malam hari) dan diatas pepohonan (arboreal), walaupun turun juga ke tanah. Oleh karena itu kandang binturung berisi banyak tumbuhan dan beberapa batangan kayu yang disusun agar menyerupai dahan-dahan di hutan sehingga binturung bebas untuk memanjat dan melompat diatasnya.

Binturung yang ada dikandang berjumlah dua. Yang berwarna hitam bernama Raven, sudah ada di PPSC selama enam tahun, merupakan hasil sitaan dari Bandung. Yang berwarna abu-abu bernama Urong, sudah ada di PPSC selama tujuh tahun, merupakan sitaan dari Lampung. Keduanya berjenis kelamin betina.

Saya, Ichi, dan Nafi bertugas membersihkan kandang. Sedangkan Seken, Ajis, dan Mahardika membuat kotak untuk tidur sebagai enrichment. Sistem membersihkan kandang yang dilakukan adalah sistem putar. Pertama-tama kami membersihkan kandang kecil dengan cara menyapu dengan sapu lidi dan sikat, lalu disiram dengan air, dan disapu kembali air tersebut. Setelah kandang kecil bersih, binturung dipindahkan ke kandang kecil dengan membuka gerbang kecil. Lalu kami pindah membersihkan kandang besar . Pertama-tama kami menyapu kotoran binturung (yang membuat saya ingin muntah karena tidak memakai masker), setelah itu membersihkan kolam. Lalu kami meletakan makanan untuk binturung dengan menyembunyikan di bebrapa tempat. Sambil menunggu teman-teman yang membuat kandang, kami membersihkan bagian luar kandang dan membantu kelompok Beruang memberi makanan tambahan untuk beruang, yaitu buah pisang dan kokosan yang dimasukkan dalam bambu dan diberi lumuran madu, dan ujungnya ditutup dengan batang. Beruang membuka bambu tersebut dengan mencakarnya.

Selesai membuat kotak tidur dan dimasukkan ke dalam kadang, binturung segera dipindahkan kembali ke kandang besar. Kami melihat binturung masuk ke kandang besar dan mereka langsung makan makan, terutama mereka memilih ayam.

Pukul 11.00 kami disuruh untuk kembali ke tempat makan, karena batas waktu yang ditentukan dan kelompok lain sudah selesai lebih dulu. Setelah bersih-bersih, kami berkumpul ke tempat makan untuk mendiskusikan hasil pengamatan. Setelah itu kami menuju aula untuk mempresentasikan masing-masing kelompok.

Selesai presentasi kami makan siang, dan sekitar pukul 14.00 kami kembali menaiki truk untuk perjalanan pulang. Untungnya perjalanan pulang tidak hujan dan kami bisa menikmati pemandangan sekitar saat jalan meninggalkan PPSC. Kami dapat melihat jejeran gunung dan perkebunan teh sekitar, yang tidak bisa kami lihat saat perjalanan berangkat. Kami juga menikmati perjalanan dengan truk seperti naik kora-kora (walaupun kurang dahsyat memacu adrenalinnya) dan suasana perjalanan pulang menyenangkan seperti perjalanan berangkat. Namun kami merasa sangan cepat sekali meninggalkan PPSC.

Kami sempat berhenti di Masjid untuk shalat Ashar, dan kembali melanjutkan perjalanan hingga matahari meninggalkan kami ke dunia barat. Saya lebih memilih banyak berdiri saat perjalanan pulang. Sangat seru ketika perjalanan memasuki kota Bogor di malam hari, melihat lampu-lampu yang menyala di malam hari. Kejadian salah seorang teman yang tidur sangat pulasnya, sampai-sampai dia tidak terbangun dengan keadaan disekitarnya yang berisik dan hiruk pikuk. Baru terbangun ketika hampir sampai di IPB.

Sampai kembali di depang Gym IPB jam s19.30. Teman saya ada yang keliru membawa tas Kak Angga, sehingga saya menelponnya untuk kembali menukarkan tasnya. Kami berkumpul sebentar diberikan informasi, melakukan salam UKF, dan kembali menuju peraduannya masing-masing. Beberapa makan bersama di Bara, namun saya lebih memilih kembali ke asrama.

Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari fieldtrip kali ini. Peduli akan kelestarian satwa liar dan ikut membantu menjaganya dalam proses karantina agar kembali menjadi liar. Saya ingin sekali bisa kembali ke PPSC dan membantu merawat satwa-satwa karantina tersebut. Saran untuk pemerintah agar bentindak lebih tegas lagi terhadap oknum-oknum yang merusak habitat satwa liar (pembalakan hutan), menindak tegas perdagangan satwa liar, dan mengalokasikan dana untuk kelestarian satwa liar. Bagi kita generasi muda, jangan sampai kita ikut menjatuhkan satwa liar ke dalam lubang kemusnahan, dan berjuang untuk membantu keeksistesian satwa liar agar anak-cucu kita bisa melihat dan tahu akan satwa yang ada, terutama di Indonesia.

Welcome to A4 316

Hoaam hari ini registrasi IPB untuk yg masuk melalui jalur UTM dan SNMPTN. Saya dateng sekitar jam 7.45 langsung masuk barisan antrian. Di dalamnya kita langsung ke meja untuk nyerahin beberapa berkas-berkas, dapet formulir segalam macem untuk menghadap Panitian Penerimaan hari Kamis, dan langsung duduk di tribun TF GWW.

Saya duduk di barisan ke-4 dan tak lama Ayash dateng dan kami duduk bersebelahan. Agak lama setelah itu gw melihat Sofika dan Marsha sedang melakukan registrasi di bawah.

Haaa kita nunggu dari jam 8 sampe kira-kira jam 11 baru kita keluar GWW utk Open House UKM IPB. Tapi cuma dikasih batas waktu 20 menit. Gw dan Ayash cuma sempet liat kaya Rohis Mesjid Al Hurriyah gitu, keburu waktunya habis. Tapi kita sempet jalan liat-liat stand lainnya disana cuma ada yg keagamaan-keagamaan gitu, peternakan, kimia, BEM TPB, sama yg dari daerah-daerah gitu. Nyari-nyari dimana UKM yg lain kaya Lawalata, Pramuka, Kewirausahaan, dll…

Yaudah kita lanjut ke Asrama TPB untuk registrasi asrama. Panjang antrian, panas banget, nunggu giliran dapet kertas kecil yang berisi nama, NIM, asrama, sama nomor kamar. Sofika dapet di A1. Ayash sama Marsha di A2. Dan gw sendiri di A4. Padahal gw berharap ga dapet A4 yang kalo ngejemur pakaian di lantai 6, trus suasananya masih gersang (soalnya tanemannya belom tumbuh besar). Tapi Allah berencana lain.. (gw sempet berdoa jangan sampe di A4)

Kita rencananya sama-sama saling nganterin biar tau kamarnya dimana aja. Pertama kita ke A1. Kita sempet nyasar pas mau keluar dari A1. Bingung deh pas udah di dalemnya. Trus kita ke A2, ketemu Mamanya Ayash, katanya Mama udah nungguin di A4. Tapi gw coba telpon ke HP Mama HPnya mati. Yaudah karena di A2 ktnya yang ngurus2in kunci asramanya mau istirahat, kita disuruh balik jam 1. Gw langsung menuju A4 dan hanya menemukan mobil Mama diparkiran (ky anak ilang). Gw memutuskan untuk ngambil kunci sendiri dan ke Agrimart beli minum. Setelah beli minum dan es krim, akhirnya ketemu Mama dan makan di tempat makan dkt A4 (belom tau disebutnya apa). Disana ketemu Sisca dan katanya dia sama Ajeng di A1. Haaa gw sendirian di A4. Pas lagi baca-baca Pemberitahuan Penerimaan Mahasiswa Baru katanya pembayaran paling lambat hari itu juga, setelah makan langsung ke BNI dan sempet bingung karena Satpam yang disitu bilangnya pembayaran kalo bisa tunai. Dia juga bilang penarikan Tunai di ATM maksimal cuma 5 juta. Tapi kita coba dan bisa ngambil 8,5 juta di Lippo. Kita balik lagi ke BNI tapi dapet urutan 50 orang lagi. Yaudah kita ke Al Hurriyah solat Zuhur. Setelah balik kesana, ternyata udah kelewatan nomernya. Tapi boleh sih nyelip,,hehe..

Abis itu kita langsung ke A4 dan di kamar 316 gw langsung disambut.. mereka sorak-sorak katanya nungguin yg SNMPTN/UTM belom dateng (maksudnya gw). Mereka buat dari susunan-sususan HVS ditempel di atap trus di tulis pake spidol..

Ga terharu sih, tapi seneng aja mereka nyambut sesorang yang belom tau siapa sampe ky gitu.. (mantap dah,,hehe..) Trus tadi juga ada yg lagi main, orang Bima (NTB) rame banget orangnya. Meraka juga baik2. Mereka janji mau bantuin gw bikin nemtek. Padahal nemteknya ga susah. Katany bikin 1 jam langsung  jadi. Ga kaya nemtek Olympus..sampe trauma gw bikin kecambah sebanyak itu,,haha.. Nemtek 61 ade gw, gw traumanya nyusun huruf dari potongan koran. 2 hari gw tidur jam 2 bantuin itu..

Setelah gw nurunin koper2 baju, gw pamitan pulang. Mereka pada nyuruh gw nginep aja soalnya 1 dari temen mereka lagi pulang. Tapi gw emg harus pulang, belom bawa ember segala macem. Sprei aja belom bawa,gimana gw mau tidur? (kasurnya tanpa sprei) Insya Allah (dan emg harus) gw balik hari Kamis langsung Asrama deh.. lagian juga di rumah Mama-Ayah pada bilang “udah embernya ga usah dibawa, kamu belom mau pindah kan?” kesannya gw ditahan-tahan utk pindah,,hehe..

Sekarang pas udah nyampe rumah, rasanya gw pengen balik ke asrama,,hehe.. Pengen ngerasain gimana rasanya tinggal di asrama. Tapi rasanya juga gimana gitu ninggalin rumah..

WELCOME TO A4 316..

NB: to Uphan, hari ini kita balik dulu.. besok ato lusa kita ngumpul2 ya..

Terima Kasih

Pada suatu siang yang terik ketika gw mengikuti suatu kegiatan di suatu bimbingan belajar. Waktu itu bimbingan belajar tersebut mengadakan acara outbond diluar kota. Karena jumlah yang ikut kegiatan tersebut banyak,, maka kami pun di bagi menjadi 2 sesi untuk mengikuti kegiatan outbond-outbond tersebut.

Gw dan yang lainnya mendapatkan kegiatan pertama bermain basket. Waktu itu panitia tiba-tiba memberikan banyak bola basket kepada kami. Tanpa aba-aba. Dan secara membabi-buta. Sehingga bola-bola tersebut mengenai gw dan gw pun terjatuh. Gw masih sadar mendengar suara-suara yang lainnya,, tapi gw gatau kenapa ga bisa bangun dan gw masih terkena lemparan bola-bola basket tersebut. Sakit. Lalu teman cowo gw memegang tangan gw. Tiba-tiba sunyi. Tapi gw sempet mendegar suara mba-mba (suara cewe yang menurut gw udah cukup dewasa) berkata, “itu temennya kenapa? Ditolongin dong.”

Lalu teman cowo gw menarik tangan gw dan gw merasa dipeluk untuk dibantu berdiri. Saat itu juga gw mencium aroma tubuh temen gw,, dan gw merasa seperti mengenal aroma tersebut sebelumnya. Gw pun memeluk temen gw karena kaki gw lemas dan gw terus-terusan memanggil nama temen gw. Tiba-tiba juga gw sesak nafas dan gw merasa semakin lemas. Temen gw berkata, “gw gendong aja ya?” dan gw sempet menolak, “ga usah, gw berat.” Tapi gw ga bisa berbuat apa-apa dan temen gw langsung menggendong gw.

Tapi gw merasa ko temen gw ditempat aja. Ga membawa gw ke suatu tempat. Di saat itulah bener-bener gw merasa sesak nafas gw lebih dari sebelumnya, gw terus-menerus memanggil nama temen gw, dan gw semakin merasa panik takut gw ga bisa bernafas sama sekali. Padahal gw ga punya penyakit asma.

Di saat itu gw baru bisa membuka mata gw dan temen gw meniupkan udara ke wajah gw. Gw merasa gw mulai bisa bernafas lagi, tapi masih terlalu sedikit. Gw masih panik saat itu. Lalu temen gw ingin meniupkan sesuatu ke hidung gw. Awalnya gw menolak. Gw ngerasa ga enak lah. Tp gw ga bisa apa-apa, udah pasrah, dan dia meniupkan sesuatu ke hidung gw dengan mulutnya. Gatau kenapa udara yang dia tiupkan seger banget (bingung gw gimana ngejelasinnya) kaya oksigen semua. Dan gw langsung bisa bernapas. Tapi beberapa detik kemudian gw ga bisa bernapas lagi. Dia meniupkan lagi udara tersebut ke hidung gw,, dan udara segar yang kaya oksigen tersebut sampai ke otak gw dan secara perlahan membangunkan gw dari mimpi gw. Jam 04.00 subuh.

Haa gw langsung memutuskan gw mau sholat tahajjud aja. Tapi ko hidung gw mampet sebelah ya? Padahal gw ga pilek ato apa. Trus jg gw keringetan, persis mimpi gw yang settingnya siang-siang pas matahari lagi bersinar terik. Dan sebelumnya juga gw mematikan alarm solat tahajjud di HP gw yang berbunyi jam 03.30. Gw langsung berpikir mungkin ini cara Allah membangunkan gw,, semalem sehabis sholat Isya gw berdoa pengen sholat tahajjud, jogging, dan belajar. Setelah sekian lama ga sholat tahajjud, ga jogging, dan belajar pas liburan terlalu santai.

Lalu gw kepikiran mimpi gw dan mengartikan mimpi gw sendiri,,hehe. Gw menyimpulkan itu persis keadaan gw selama ini yang akhir-akhir ini males sholat-sholat sunah, kurang berdoa kepada Allah. Gw juga mengalami kesulitan dalam memaksa diri gw untuk belajar. Padahal sebentar lagi SIMAK UI,, UAN,, tes yang lain-lainnya lah. Tapi Allah ga pernah meninggalkan hamba-hamba-Nya. Dia selalu ‘memegang’ dan ‘menuntun’ tangan hamba-Nya. Disaat hamba-Nya benar-benar dalam kesulitan,,Dia ‘menggendong’ dan meniupkan ‘nafas-nafas’ kesegaran untuk menolong dan menyadarkan hamba-Nya. Tapi ko pas gw ga bisa nafas malah manggil-manggil nama temen gw bukannya Istighfar ato manggil nama Allah ya?

Lalu gw pun sholat tahajjud dan Alhamdulillah dapet 6 rakaat sampai pada akhirnya adzan Subuh. Waktu sholat gw sempet nangis berpikir sampe segininya cara Allah ngebuat gw tersadar,,huhu. Tapi mungkin jg dengan gw mengambil hikmah mimpi gw,, gw jadi bisa tersadar. Kalo gw ga mengartikan mimpi gw ini (yah walopun gw mengartikan menurut keyakinan gw sendiri alias suka-suka gw,, dan biar gw bisa mengambil pelajaran dari mimpi gw) mungkin jg gw ga akan nangis dan kepikiran sampe sekarang gw nulis ini. Allah hebat! Allahu Akbar!

Eh tapi gw penasaran aroma apa ya yg gw cium? Trus siapa dan apaan yang meniup-niup hidung gw? Seger banget udaranya,, bener-bener udara kaya oksigen. Rasanya sampe ke otak gw, otak gw langsung aktif dan gw terbangun dari tidur gw. Dan mungkin aja siapa yang gendong gw? Soalnya bener-bener kerasa orang yg gendong gw ngerasa keberatan dan berkali-kali mengangkat tubuh gw karena keberatan. (haa gw ga berat-berat amat ko, di bawah 50kg,,hehe)

Gw juga sempet mengartika mimpi gw berdasarkan ilmu psikologi (haha ngasal lagi nih) setelah gw baca novel Sybil. Yah gw mengartikan kalo alam bawah sadar gw mulai menyadarkan alam sadar gw dengan mimpi yang gw alami. (Kalo di Novel Sybil,, si Sybil mimpi tentang induk kucing yang mati kepalanya hampir putus dan anak-anak kucing yang tiba-tiba bertambah banyak. Kata dr. Wilbur menunjukkan induk kucing itu ibunya [yang jahat] dan anak kucing yang terus bertambah banyak itu kepribadiannya yang majemuk yang mulai memunculkan dirinya ke permukaan.) Kali aja ada Psikolog yang baca blog gw dan menjelaskan yang sebenarnya.hha.

Oiya bimbel diatas yg gw ceritain jg gw gatau bimbel apaan. Tapi bukan Bimbingan Belajar NF yg gw ikuti sekarang. Yah pokonya tuh bimbel ngadain outbond ke luar kota,, dan gw paling getol kalo ada acara yang ada outbondnya,,hehe.

Dan gw nulis ini abis jogging loh..haha.. akhirnya gw jogging lagi. Walopun ga nyampe 10 menit, gw tambah lari bolak-balik naik-turun tangga di rumah 10x,, trus 3 seri push-up, 5 seri sit-up dan back-up. Haa gw berharap gw terus olahraga sampe nanti gw tua. Sampe nenek-nenek. Haha nenek-nenek masih bisa lari kan? Kalo sit-ip, push-up, back-up?

Satu lagi,,gw juga baru kali ini langsung nulis apa yg gw pikirkan dan yang gw tulis langsung selesai. Biasanya gw sampe 2 kali nulis untuk mem-posting tulisan gw.

Sebelum gw akhiri,, gw mengucapkan TERIMA KASIH sebesar-besarnya kepada Allah SWT atas mimpi kali ini dan pasti karena bimbingan-Mu hamba mengartikan mimpi seperti ini. Lalu kepada alam bawah sadar gw yang telah ‘memenangkan’ untuk memaksa diri gw walopun sampe sekarang baru sholat tahajjud dan jogging,, tp itu dah hebat. Dan yang terakhir temen gw yang baik. Haa gw jg ga ngerti kenapa bisa lu yg ada di mimpi gw.

Sampai ketemu lagi.hha..

Bebas Inflasi 100% HALAL

“Sadarkah Anda dalam 40 tahun (1966-2007) kita mengalami 100.000% persen inflasi , dan nilai rupiah Anda tinggal 1/1000-nya? Ingin bebas dari gerogotan inflasi dan cipratan riba yang haram ini? Gunakan mata uang Dinar Emas dan Dirham Perak sekarang juga! Dinar adalah koin emas 22 karat, 4.25 gram,, dan Dirham adalah koin perak murni 3 gram. Keduanya mata uang yang sangat stabil, inflasi 0%. Dinar dan Dirham bermanfaat untuk: 1. Tabungan, investasi jangka menengah dan jangka panjang; 2. Membayar zakat harta agar sesuai syariah; 3. Mahar (sedekah dan hadiah); 4. Alat tukar atau mata uang.”
(Wakala Al Wakif; iklan di cover belakang majalah Tawadu)

Gw jadi inget waktu itu gw nonton dialog di salah satu stasiun TV swasta. Waktu itu lagi membahas tentang ekonomi Indonesia,,pas baru2 aja krisis dunia. Waktu itu yg jadi pembicaranya Antonio Safi’i (pakar ekonomi Islam). Disitu dia membahas tentang mata uang Dinar.Kurang lebih dialognya seperti ini.

“Dahulu di zaman Rasulullah, nilai 1 Dinar digunakan untuk membeli seekor kambing untuk kurban. Sekarang pun harga seekor kambing senilai 1 Dinar. Coba bayangkan selama kurang lebih 14 abad nilai Dinar tidak berubah, tidak mengalami inflasi. Bandingkan dengan mata uang lain, terutama Rupiah”

Iya banget tuh. Gw inget sekitar taun 2000 berapa gitu,,harga kambing kurban 600rb. Lah sekarang? udah 1 juta lebih. Sedangkan dengan menggunakan nilai Dinar, dari 14 abad yang lalu harganya tetap.

“Langkah yang bisa digunakan untuk memperbaiki ekonomi Indonesia diantaranya dengan 1. Mengganti mata uang Rupiah menjadi Dinar dan Dirham; 2. Membuat mata uang baru dengan beberapa negara Asia lainya, seperti mata uang Euro negara-negara Eropa; 3. Pembayaran Ekspor menggunakan mata uang Rupiah, jangan menggunakan Dollar.”

Seinget gw gitu.

1. Dengan mengganti mata uang Rupiah menjadi Dinar Dirham, ekonomi Indonesia akan menjadi stabil.

2. Dengan membuat mata uang baru, kaya Euro, memudahkan kita dalam ekspor impor barang dengan negara-negara Asia. Sehingga barang-barang bisa menjadi murah dan stabil karena tidak perlu bayar pajak apapun setiap barang tersebut keluar-masuk negara sesamanya.

3. Karena kalo Dollar,, untuk mengkonversikannya ke Rupiah, pasti berkurang nilainya. Rugi donk kita? Pendapatan yang harus kita terima jadi berkurang.

Lalu si moderator bertanya, “kalau memang kita akan mengadakan kebijakan seperti mengganti mata uang Rupiah dengan Dinar Dirham atau membuat mata uang baru dengan negara-negara Asia,, berarti akan mengeluarkan biaya yang sangat mahal sekali?”

“Ya sangat mahal sekali. Tapi kedepannya akan menguntungkan. Saya lebih memilih langkah tersebut. Saya tidak ingin nanti anak-cucu saya menanggung beban nilai tukar rupiah yang semakin menurun. Sudah kerja keras tapi seperti tidak mendapat hasil.”

Iya yah,,kalo rupiah terus mengalami inflasi,, tahun 2000 sekian uang 1000rupiah dapet apaan ya?cuma dapet 1 permen kali…

TRYOUT ooh TRYOUT

Sebenernya gw punya banyak banget nih utang nulis blog,,hehe.. Udah banyak pikiran yang mau ditulis tapi entah kenapa jari-jari ini males untuk membuka laptop dan menekan tombol Power. Ya udah deh gw memutuskan mau mulai rutin nulis minimal seminggu sekali.

Gw bingung sama nilai2 Try Out gw di suatu bimbingan belajar yang nilainya yaa segitu-segitu aja. Padahal gw pengen masuk Kedokteran. Tapi dengan nilai segitu ibarat dari Lenteng Agung ke Los Angeles…
Yaaah masa gw jd dokter hewan sih kaya mama? Ya gapapa sih. Tp gw pengen aja kan mama gw dokter hewan, ya gw nya jadi dokter manusia.
Apakah salahku..uwo uwo.. *telfon,,telfon rumah…

TRING!!

Gw tau kesalahan gw selama ini. Ternyata setelah gw menganalisis diri gw,, gw cukup banyak melakukan kebodohan. Diantaranya..

Males baca soal
Gtw kenapa gw males aja kalo soal2 Fisika ato Kimia (yang itung-itungan) tapi panjang banget kalimat soalnya. Apalagi kalo di buat muter2 dan soal sepanjang itu cuma jebakan.

Males mencoba
Setiap gw ngeliat soal matematika yang ada sin-sin-an ato log-log-an yang soalnya panjaaangg bgt,,gw langsung males nyoba ngerjain tuh soal. Kayanya ribet banget. Tapi sebenernya semua itu ga seperti yang gw bayangkan. Semalem baru terbukti,,ternyata dugaan gw selama ini salah. Minggu lalu pas soal TO Mat Das dan Mat IPA dibahas,,ya ampuun ternyata simple banget caranya. Cuma gw nya aja yg udah males duluan nyoret2 nyoba caranya.

Ga kepikiran cara simple
Maksudnya gw kalo ngejabarin soal2 yang itung2an gatau kenapa gw kepikirannya cara yg ribet. Cara panjang. Padahal pas di bahas caranya simple bgt. Karena sebelumnya gw udh ngeliat tuh soal ribet bgt,,pasti cara nyelesein tuh soal jg ribet. Pdhal ga semua kaya gitu.

Dari semua itu,,gw mencoba menyambungkan hikmah yang bisa gw dapet dengan beberapa hal,,yaitu…

Mencoba
Yah seengganya kita harus nyoba dulu ngerjain soal2,,walaupun kalo ternyata kita ga nemu jawaban mungkin karena bermacam-macam faktor. Karena kalo kita ga nyoba,,gimana kita bisa tau kita ga bisa ga berhasil melewati semuanya? Selain itu juga dengan mencoba-walaupun gagal-tetap memberikan kita sesuatu..pengalaman… Yah kan kita bisa belajar dari pengalaman.

Berusaha
Sama aj dengan mencoba. Kalo kita ga mencoba berarti ga berusaha. Kemampuan yang kita punya juga akan segini-segini aja. Ga ada kemajuan.
Setelah di pikir2 sama aja dengan hidup ini. Kalo kita ga berusaha merubah keadaan kita,,yah udah hidup kita gini-gini aja. Ngikutin arus kehidupan. Ga merubah nasib. Nasib itu bisa dirubah,,yang ga bisa di rubah itu takdir,,karena takdir udah menjadi ketentuan Yang Maha Kuasa. Gw harus bisa merubah hal-hal jelek yg gw miliki kalo gw mau maju.

Oke deh segini dulu untuk postingan kali ini.

Internet

internet sebagai dampak perkembangan teknologi komunikasi-informasi masa perang dingin

internet walaupun memiliki sedikit pengaruh negatif,,tetapi sangat berbahaya

bisa menyebabkan ibu2 ngomel2 karena anaknya maen mulu susah disuruh belajar ato merasa dilupakan sama anaknya yg ga mau berpaling dr layar komputer,,hehehe…

Let Me Introduce Myself

Je me presente

Je m’appelle Fitri Luthfianti Nur Annisaa

But you can call me Fitri or FiLuth..

Arti nama saya…hmm…kebetulan waktu itu saya lahir 2 hari setelah Lebaran (katanya gitu). Jadinya dikasih nama Fitri. Arti dari FITRI itu sendiri SUCI. LUTHFI artinya LEMBUT. NUR artinya CAHAYA. Dan ANNISAA artinya WANITA. Karena nama adalah doa, mudah2an saya bisa menjadi seperti apa yang terkandung dalam nama saya.

J’ habite à Bekasi

Tepatnya di daerah yang berkode pos 17415.

J’ai 18 ans

Ich bin geboren am 21. April 1991.

Kebetulan saya lahir pas Hari Kartini lho. hhe.. Jadi inget dulu pas TK tiap tanggal 21 April pasti pake baju daerah. TK-TK sekarang jg masih gitu ga sih? Kok  jarang ngeliat ya? Apa pas kebetulan saya ga liat?

Oiya tanggal lahir saya juga sama kaya tanggal lahir almarhum kakek saya. Dulu kita bareng kalo ngerayain ulang tahun. Tapi saya ga ada di sisinya waktu beliau meninggal. Waktu itu saya lagi UAS SMP kalo ga salah.

Ich komme aus…..

Saya paling bingung kalo di tanya ‘asalnya dari mana?’. Abisnya saya lahiran Jakarta. Ga bisa bahasa daerah pula. Dan saya juga campur2 antara Jawa-Sunda-Pakistan. Tapi tampang saya Indonesia asli. Hha..

Ich lese gern bűcher

Karena dengan membaca (apa aja) saya ngerasa bisa mendapatkan apa yang jadi pertanyaan di dalam otak saya. Kalo saya lagi membaca sesuatu, saya merasa di otak saya muncul jembatan yang saling menghubungkan. Misalnya antara yang saya baca dengan kehidupan nyata ato sebab yang menimbulkan suatu akibat.

Oya saya ngebuat blog ini dengan tujuan (yeilah kaya apaan tau) untuk menumpahkan apa yang saya pikirkan. Sebenarnya sejak tahun lalu saya buat blog ini, tapi ga diurusin. Sekarang saya berniat aktif kembali nulis blog (kalo bisa setiap hari) walaupun cuma nulis sedikit. Saya berniat menceritakan kegiatan saya sekarang sebaagai mahasiswa IPB jurusan Kedokteran Hewan. Tapi sekarang masih TPB sih, hehe..

About Me

Click to view my Personality Profile page

Ya udah deh segini dulu perkenalan dari saya. Jangan lupa ngasi komen ya untuk setiap postingan blog saya. Saya juga mengharapkan masukan-masukan dari kalian.

Danke!!